Wednesday, May 24, 2006

Yayasan Pangeran Hidayatullah
Cianjur



I. Latar Belakang

Yayasan Pangeran Hidayatullah adalah sebuah Yayasan yang bergerak di bidang Sosial yang berdiri sejak bulan Juni 1983. Akte Pendirian dikeluarkan oleh Kantor Notaris Ibrahim B, SH yang berlokasi di Sukabumi dengan no akte : No. 12/2/1984, sedangkan persetujuan dikeluarkan oleh Departemen Sosial berupa Surat Perintah Operasional No. Depsos 207/ORSOS/II/89/98

Alamat Sekretariat Yayasan Pangeran Hidayatullah :
Jalan Suryakancana No. 1, Desa Sawah Gede Bukit Joglo, Cianjur.


II. Kegiatan Yayasan

Memelihara dan mengelola Makam Pahlawan Pangeran Hidayatulah. Beliau adalah seorang Raja/ Sultan terakhir dari Kerajaan Banjar yang berperang melawan Belanda dari tahun 1859 s/d 1863. Tetapi pada saat perundingan dengan Kolonial Belanda, beliau termakan tipu daya mereka dan kemudian di buang ke Batavia, Boitenzorg dan akhirnya ke Cianjur. Pemeliharaan komplek makam Pangeran Hidayatullah dilaksanakan dengan cara menjaga kebersihan serta merawat kelayakan bangunan makam agar tetap terawat dan nyaman bagi mereka yang berziarah dan mencari informasi tentang Alm. Pangeran Hidayatullah baik itu dari dalam negeri maupun mancanegara.

Melaksanakan pengelolaan Panti Sosial Tresna Werdha (PSTW) Pangeran Hidayatullah yang berlokasi berdekatan dengan komplek makam Pangeran Hidayatullah.
Saat ini, jumlah klien yang disantuni adalah sebanyak 53 orang, terdiri dari 25 orang ditampung di dalam panti sedangkan 28 orang masih diluar panti namun tetap disantuni sesuai dengan kemampuan yayasan.
Panti Sosial Tresna Werdha (PSTW) Pangeran Hidayatullah saat ini mempunyai 2 (dua) bangunan Panti yang memiliki fungsi berlainan.


III. PSTW di Jawa Barat

Umum.

Era globalisasi serta sistem komunikasi yang berkembang dengan sangat pesat mengakibatkan pembangunan pada segala aspek kehidupan di Indonesia berkembang semakin pesat pula. Salah satu dampak dari kemajuan tersebut adalah bertambahnya jumlah lanjut usia serta perubahan pola hidup dari pola hidup kekeluargaan (agraris) menjadi pola keluarga kecil (industri) dengan efek lanjut yang mengakibatkan nilai-nilai kekeluargaan dan kekerabatan agak menipis sehingga anggota keluarga dengan usia lanjut kurang mendapatkan perhatian dilingkungan keluarganya.
Keadaan ini sudah tentu sangat bertentangan dengan nilai-nilai luhur budaya bangsa kita dan syariah agama islam yang nota bene merupakan mayoritas dalam kehidupan beragama di negara tercinta ini.

Pembentukan dan penyelenggaraan organisasi sosial masyarakat dalam bentuk Panti Sosial Tresna Wherda merupakan salah satu solusi terhadap berkembangnya jumlah masyarakat lanjut usia dari tahun ke tahun. Keberadaan Panti Sosial ini, baik dikelola oleh Masyarakat maupun oleh Pemerintah kuantitasnya masih jauh dari mencukupi dibandingkan dengan jumlah masyarakat lanjut usia secara keseluruhan.


Maksud dan Tujuan

Memberikan informasi kepada masyarakat/ khalayak tentang jumlah PSTW yang beroperasi di daerah Propinsi Jawa Barat baik ditingkat Kotamadya ataupun Kabupaten, status serta pola pengoperasiannya secara garis besar.

Memberikan informasi kepada masyarakat/ khalayak yang mempunyai keinginan yang sama yaitu bermitra dengan pemerintah dalam menanggulangi masalah lanjut usia, bagaimana cara mendirikan sebuah PSTW dan memberikan informasi bagaimana menyalurkan sumbangan/donasi kepada PSTW yang diminati.


Payung Kendali Operasional PSTW

Payung dan kendali operasional PSTW baik yang berstatus pemerintah maupun non pemerintah berpayung kepada Institusi Sosial Tertinggi di Indonesia yaitu Kementerian Sosial Republik Indonesia kemudian di tingkat propinsi oleh Dinas Sosial Propinsi dan kebawahnya lagi Dinas Sosial Kabupaten.
Ketiga institusi tersebut diatas merupakan payung besar yang besar yang melindungi seluruh PSTW yang berada di Jawa Barat sekaligus pemegang kendali terhadap pengoperasiaan PSTW secara keseluruhan.


PSTW di Propinsi Jawa Barat

Jumlah PSTW yang berada di Jawa Barat saat ini seluruhnya berjumlah 43 (empat puluh) tiga buah yang tersebar di Kota dan Kabupaten dengan daya tampung berbeda-beda.

Penyebaran PSTW di Jawa Barat dapat dilihat dibawah ini :

1. Kab. Bogor ; Kasih Karunia
2. Kota Bogor ; GPIB Hanna, Sukma Raharja, Karya Husada, Kamilus, Salam Sejahtera
3. Kota Depok ; Vandeursteur, An Nur
4. Kab. Cianjur ; Pr. Hidayatullah
5. Kota Sukabumi ; Rujun Ibu, Al Islamiah,
6. Kota Bekasi ; Darul Aitam Al Ihsani
7. Kab. Bekasi ; Kartini
8. Kab. Karawang ; Budi Daya, Darul Arqam, Al Amanah
9. Kab. Subang ; Wisma Silih Asih
10. Kota Cirebon ; Sitti Hadijah, Kasi, Assalam
11. Kab. Majalengka ; Wijayakusumah, Budi Dharma, Mitra Asih
12.Kab. Kuningan ; Amal Mulia
13.Kab. Indramayu ; Kasih Ibu
14.Kota Bandung ; Asuhan Bunda, Senja Rawi, Nazareth St. Yusuf, Priangan, Laswi, Budi Pertiwi
15.Kab. Bandung ; Pakutandang, Bhakti Pertiwi, Husnul Chotimah
16.Kab. Garut ; Jiwa Baru
17.Kab. Sumedang ; Welas Asih, Winaya Guna, Putra Nusantara
18.Kota Tasikmalaya ; Rujun Ibu, Cempaka Mekar
19.Kab. Tasikmalaya ; Welas Asih, Ah Ihsan
20.Kota Cimahi ; Caritas


Sekilas tentang
PSTW Pr. Hidayatullah

Panti Sosial Tresna Wherda Pangeran Hidayatullah berlokasi di Jalan Surya Kancana No. 1 berdampingan dengan komplek makam Pahlawan Nasional Pr. Hidayatullah seorang pahlawan yang berasal dari Kalimantan Selatan yang diasingkan oleh Kolonial Belanda setelah melaksanakan Perang Banjar yang berlansung sejak tahun 1859-1863.

Panti ini kami beri nama PSTW Pr. Hidayatullah untuk menghormati keberadaan beliau yang dimata masyarakat Cianjur yang berada disekitar tempat dimana beliau diasingan pada saat itu terkenal sebagai seorang yang sangat beriman, berjiwa sosial tinggi dan sangat memperhatikan kesejahteraan masyarakat.

Untuk lebih mengenal bagaimana PSTW Pr. Hidayatullah membentuk dirinya, saudara dapat membaca kilas balik dibalik Pembentukan PSTW ini.


Umum

Setelah setengah abad lebih mengenyam kemerdekaan, dimana didalamnya tergantung berbagai macam harapan dan cita-cita, namun hingga saat ini keinginan tersebut belum juga terwujud. Keinginan itu diantaranya adalah tatanan kehidupan masyarakat yang adil., aman tentram dan sejahtera.

“Kesejahteraan” merupakan sasaran harapan yang masih tinggi tergantung di awang-awang, terlebih lagi bagi masyarakat kita yang berada di posisi strata bawah. Jurang pemisah antara si Kaya dan si Miskin makin terkuak lebar tanpa ada upaya untuk saling merapatkan jarak keduanya. Si Miskin bertambah miskin sedangkan yang kaya makin menumpuk kekayaan.

Dampak nyata yang terhampar pada pandangan kita sekarang ini tiada lain adalah “kemiskinan” dengan “kualitas” yang sangat meningkat. Sering kita lihat seorang tua renta dengan usia diatas 80 tahun masih mengais rejeki dengan beban berat dikepala menempuh jarak berpuluh-puluh kilometer hanya untuk mendapatkan sesuap nasi yang belum tentu mereka dapatkan, dan apabila didapatpun jauh dari sekedar mencukupi.

Oleh karena itu, marilah kita jangan palingkan muka serta menutup mata terhadap mereka. Marilah kita berupaya agar merekapun mendapatkan kehidupan yang layak diakhir usianya.


Latar Belakang

Diawali dari Krisis ekonomi yang berkepanjangan pada saat pemerintahan Orde Baru, dimana rakyat lapisan bawah seolah sudah terlupakan oleh pemerintahnya, kami memberanikan diri untuk mengulurkan tangan dan menolong mereka yang memerlukan bantuan dalam menghadapi himpitan beban kehidupan. Sebenarnya kami bangga bercampur miris melihat kegigihan mereka dalam berupaya mencari nafkah walaupun tidak ditunjang dengan fisik yang kuat.

Tapi kami semakin lama merasakan bahwa rasa bangga saja tidak cukup, oleh karena itu dengan bermodalkan tekad, niat serta keberanian yang ada maka pada bulan Juni 1983 kami mengontrak bangunan yang cukup memadai untuk mulai menampung sebagian kecil lanjut usia yang tidak mampu dan alhamdulillah niat baik kami disambut dengan gembira oleh para lansia tersebut. Bangunan yang kami sewa hanya mampu menampung 9 (sembilan) orang saja itupun termasuk seorang tenaga yang mengelola kelangsungan panti tersebut.

Pada saat itu kami merasa walaupun tempat yang kami kelola tidak terlalu besar tapi untuk saat itu cukup memadai karena kami pun terkendala dengan keterbatasan dana. Tetapi kami tetap berusaha dan berkeyakinan bahwa semua mahluk ciptaan-Nya telah diberikan rizki masing-masing sesuai dengan takdir yang telah digariskan oleh Yang Maha Kuasa.

Berawal dari kedermawanan seorang warga Joglo yang memberikan kami tanah wakaf seluas + 400 m2 , kami memberanikan diri membangun panti yang cukup pantas. Dan berkat bantuan dari Ketua BK3S Propinsi Jawa Barat dan donator lainnya, akhirnya pada tahun 1992 kami dapat merampungkan pembangunan Panti dengan luas bangunan + 105 m2 dan pada tahun 1993 diresmikan penggunaannya oleh Ibu Wakil Gubernur Jawa Barat selaku ketua BK3S dengan jumlah penghuni sebanyak 22 orang. Sedangkan 30 orang lainnya kita hanya memberikan santunan.

Dengan dijembatani oleh Dinas Sosial Propinsi Jawa Barat, pada tahun 2004 kami mendapatkan kembali bantuan berupa bangunan seluas 285 m2 yang berasal dari dana bantuan Asian Woman Foundation of Japan (AWF) dan sekarang sudah resmi dioperasikan oleh Bapak Bupati Cianjur dikarenakan Bangunan lama sudah tidak layak untuk dipergunakan.

Untuk menunjukkan keseriusannya, AWF Jepang telah mengirimkan delegasinya untuk meninjau langsung Panti yang telah disumbangkan pada tahun 2006 dipimpin oleh Prof. DR. Tomoko S. Manaka.


Biaya Operasional PSTW dan Proses Perkembangannya.

Diawal berdirinya panti ini, biaya operasional bulanan PSTW ini diambil dari keuntungan yang didapat dari usaha yang kita kelola bersama diantaranya konfeksi pakaian dan produksi makanan ringan untuk didagangkan dan dari dana pribadi pengurus.

Tetapi dengan bertambahnya waktu dan jumlah lansia yang kami naungi yang semakin banyak tentu saja dana yang kami terima dari usaha sampingan itu tidak mencukupi. Tetapi syukurlah banyak masyarakat sekitar, relasi dan juga instansi terkait yang merasa bersimpati dan terpanggil untuk membantu kami sehingga bantuan selalu mengalir walaupun itu tidak berasal dari donatur tetap.

Pada bulan Juni tahun 2002, kami mendapatkan uluran tangan dari Dinas Sosial Pemda Propinsi Jawa Barat berupa bantuan biaya makan harian. Kami sangat bersyukur dan mengucapkan terima kasih atas kemurahan hati Pemerintah Daerah, karena bantuan tersebut sedikit banyak mengurangi beban biaya yang harus kami tanggung yang mana kian hari semakin sulit mengingat usia kami yang sedikit banyak membatasi ruang gerak kami dalam menghimpun dana guna menutupi biaya.

Tetapi bantuan rutin dari Pemerintah tidak berlangsung terus, sekarang kami kembali harus berusaha keras menggalang dana untuk kelangsungan hidup para lansia yang kami naungi.

Oleh karena itu, kami mengharapkan sekali uluran tangan dari para dermawan untuk menyisihkan sebagian rizkinya kepada mereka yang membutuhkan. Bahkan kalau memungkinkan kami mengharapkan ada Donatur tetap yang bisa membantu kelangsungan hidup Panti Kami.


SUSUNAN PENGURUS
PSTW PANGERAN HIDAYATULLAH
CIANJUR

Pelindung :

Penasehat :
1. Drs. H. Arma Junaid
2. Drs. H. Hanif Sunarto, MA.

Ketua :
Hj. Ratu Yus Roostianah

Sekretaris :
1. Johan Rangga S, ST.
2. Ina Nuraini
Bendahara :
1. Dra. Hj. Retno S.
2. Nita Nurhayati, BSc.

Urusan Rumah Tangga :
1. Uci Sanusi
2. Eva Mardiah
Sie Pendidikan :
1. Juanda, S.Ag.
2. Gunawan, S.Ag.

Sie Rohani :
1. Ibu Hj. Nurhayati
2. Ibu Engkom

Sie Kon Wat :
1. Ibu Lili
2. Ibu Marie

Sie Har/ Pam :
1. Bapak Ikin
2. Bapak Aman



Demikian kami sampaikan gambaran umum dari Panti Sosial Tresna Wherda yang kami bina. Kami sangat mengharapkan sekali saran dari rekan-rekan PSTW lainnya.

Untuk selanjutnya kami sangat mengharapkan sekali kontribusi dari PSTW lainnya se Jawa Barat untuk berbagi informasi sehingga kita bersama dapat meningkatkan kemampunan kita dalam hal pengelolaan PSTW itu sendiri.

Mohon bagi PSTW lainnya dapat memberikan data mengenai PSTW yang dibina berupa :

1. Nama PSTW berikut alamat lengkapnya
2. Jumlah Klien yang dibina ( Pria …… org, Wanita ……. org).
3. Riwayat singkat PSTW termasuk kemampuan daya tampung
4. Struktur Organisasi dan jumlah pembinanya

Data tersebut dapat dikirimkan ke alamat :

Yayasan Pangeran Hidayatullah / PSTW Pr. Hidayatullah
Jln. Suryakancana No. 1 Bukit Joglo Cianjur
Atau
Email : ratuyusroostianah@yahoo.co.id